Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Blora Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Pancasila dalam Demokrasi

Bawaslu Blora Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Pancasila dalam Demokrasi

Ketua Bawaslu Blora, Andyka Fuad Ibrahim saat memberikan amanat pada upacara peringatan hari kesaktian pancasila, Kamis 1/10/2026.

Blora – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Blora, Kamis (1/10/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Andyka Fuad Ibrahim, dan diikuti seluruh jajaran pimpinan, staf, serta seluruh pegawai di lingkungan Bawaslu Kabupaten Blora.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus landasan dalam menjaga persatuan dan kehidupan demokrasi.

Dalam amanatnya, Andyka menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya dimaknai hanya sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat dan menghayati nilai-nilai Pancasila. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pengawasan pemilu,” ujar Andyka dalam amanatnya.

Ia menekankan, nilai-nilai Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan penyelenggaraan demokrasi. Persatuan, keadilan, penghormatan terhadap hak warga negara, serta semangat musyawarah perlu terus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Dalam konteks pengawasan pemilu, nilai-nilai tersebut harus kita hadirkan melalui kerja yang berintegritas, profesional, adil, dan berpihak pada kepentingan demokrasi. Pengawasan bukan hanya soal memastikan aturan dipatuhi, tetapi juga bagaimana kita ikut menjaga agar proses demokrasi berjalan secara jujur dan bermartabat,” lanjutnya.

Andyka juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Blora untuk menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan dalam membangun kerja sama dan menjaga soliditas kelembagaan.

“Sebagai bagian dari lembaga pengawas pemilu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik. Karena itu, mari kita terus memperkuat integritas, profesionalitas, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam sikap dan tindakan kita,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tantangan demokrasi terus berkembang. Karena itu, jajaran Bawaslu dituntut tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial serta mampu menjaga ruang demokrasi tetap sehat.

“Semangat Hari Kesaktian Pancasila harus kita jadikan energi untuk terus menjaga demokrasi Indonesia. Mari kita bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pungkas Andyka.