Disaksikan Bawaslu, KPU dan Forkopimda, Paslon Tandatangani Pakta Integritas
|
Blora - Pasangan calon yang akan berkompetisi dalam kontestasi Pilkada di Kabupaten Blora mengikuti deklarasi kampanye aman dan sehat yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Blora. Di gedung PKPRI Jl. Halmahera Blora, Sabtu (26/9), deklarasi turut disaksikan oleh Bawaslu, KPU dan Forkopimda.
Ketua KPU Kabupaten Blora, M. Hamdun mengatakan, terdapat empat poin yang di deklarasikan oleh ketiga pasangan calon. Pertama, mewujudkan Pilkada Kabupaten Blora berlangsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
Kedua, melaksanakan kampanye yang aman, tertib, damai, bersinergi, tanpa hoax, dan money politic. Poin ketiga, yakni melaksanakan kampanye dengan mematuhi protokol pencegahan Covid-19 dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan). Sedangkan poin terakhir yaitu melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Di hari pertama kampanye ini, masing-masing paslon telah mengikuti deklarasi aman dan sehat. Harapannya selama masa kampanye, masing-masing paslon dapat menjalankan sesuai dengan peraturan dan protokol
pencegahan Covid-19," ujar Hamdun.
Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Lulus Mariyonan berharap pakta integritas yang telah ditanda tangani untuk selalu ditaati oleh seluruh paslon. Sehingga dalam pemilihan tidak ada yang merasa dirugikan. Dan yang terpilih adalah pemimpin yang mendapat legitimasi dari semua pihak.
"Bawaslu 100 persen siap mengawasi jalannya kampanye, dan kami harap pakta integritas tadi dapat ditaati oleh masing-masing paslon", tegasnya.
Sementara itu, Kooordinator Divisi Hukum, Humas dan Datin Bawaslu Kabupaten Blora, Andyka Fuad Ibrahim menambahkan. Deklarasi jangan hanya sebagai formalitas.
"Kami berharap komitmen paslon untuk menjaga tahapan pemilihan ini. Deklarasi mengandung konsekuensi hukum dan moral. Sehingga selain dikenai sanksi regulasi, paslon juga akan dinilai masyarakat. Jangan deklarasi Pilkada Aman dan Sehat ini hanya formalitas semata", tambah Andyka.
Humas Bawaslu Kabupaten Blora
Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Lulus Mariyonan berharap pakta integritas yang telah ditanda tangani untuk selalu ditaati oleh seluruh paslon. Sehingga dalam pemilihan tidak ada yang merasa dirugikan. Dan yang terpilih adalah pemimpin yang mendapat legitimasi dari semua pihak.
"Bawaslu 100 persen siap mengawasi jalannya kampanye, dan kami harap pakta integritas tadi dapat ditaati oleh masing-masing paslon", tegasnya.
Sementara itu, Kooordinator Divisi Hukum, Humas dan Datin Bawaslu Kabupaten Blora, Andyka Fuad Ibrahim menambahkan. Deklarasi jangan hanya sebagai formalitas.
"Kami berharap komitmen paslon untuk menjaga tahapan pemilihan ini. Deklarasi mengandung konsekuensi hukum dan moral. Sehingga selain dikenai sanksi regulasi, paslon juga akan dinilai masyarakat. Jangan deklarasi Pilkada Aman dan Sehat ini hanya formalitas semata", tambah Andyka.
Humas Bawaslu Kabupaten BloraTag
Berita