Bawaslu Perdalam Program Kelas Demokrasi dan Evaluasi Pengawasan Coktas
|
Blora, 27 April 2026 — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora memfokuskan pembahasan pada penguatan program Kelas Demokrasi serta evaluasi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dalam Rapat Senin Rutin yang digelar di ruang pertemuan kantor setempat, Senin (27/4).
Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Andyka Fuad Ibrahim, menjelaskan bahwa program Kelas Demokrasi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan mahasiswa. Program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama dengan Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum Blora.
“IAI Khozinatul Ulum menjadi satu-satunya kampus di Blora yang memiliki penyelenggara pemilu di lingkungan kampus. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan Kelas Demokrasi sebagai ruang pembelajaran kepemiluan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam implementasinya, program tersebut direncanakan berlangsung dalam 12 kali pertemuan dengan metode pembelajaran secara luring.
Selain membahas program Kelas Demokrasi, rapat juga mengevaluasi pelaksanaan pengawasan PDPB. Andyka menyampaikan apresiasi kepada jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Blora yang telah aktif melakukan pengawasan di lapangan, khususnya dalam proses pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) oleh KPU Blora.
“Kami mengapresiasi seluruh jajaran sekretariat yang telah ikut turun langsung melakukan pengawasan dalam pelaksanaan coktas oleh KPU Blora. Ini penting untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir,” katanya.
Melalui pembahasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Blora berharap program Kelas Demokrasi dapat berjalan optimal sekaligus memperkuat kualitas pengawasan PDPB guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang lebih akuntabel dan berkualitas.