Perkuat Kerjasama, Bawaslu Blora dan IAI Khozinatul Ulum menginisiasi Bentuk Kelas Demokrasi
|
Blora – Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan meningkatkan literasi demokrasi di kalangan generasi muda, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora menginisiasi pembentukan Kelas Demokrasi yang melibatkan lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rektorat Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora pada Kamis (30/04/2026). Ketua Bawaslu Kabupaten Blora hadir dan diterima oleh Wakil Rektor III, Ahmad Saiful Rizal, didampingi civitas akademika kampus setempat.
Pembentukan Kelas Demokrasi ini menjadi salah satu langkah strategis Bawaslu Blora dalam mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengawasan Pemilu dan penguatan nilai-nilai demokrasi. Program ini dirancang sebagai ruang belajar interaktif yang tidak hanya membahas teori, tetapi juga praktik pengawasan serta dinamika kepemiluan.
Ketua Bawaslu Blora menyampaikan bahwa Kelas Demokrasi diharapkan mampu menjadi wadah edukasi yang berkelanjutan bagi mahasiswa untuk memahami proses demokrasi secara komprehensif, termasuk potensi kerawanan dan peran masyarakat dalam menjaga integritas Pemilu.
“Melalui Kelas Demokrasi, mahasiswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga dapat berperan sebagai pengawas partisipatif yang kritis dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memahami mekanisme pengawasan Pemilu, sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.
Dengan adanya Kelas Demokrasi ini, Bawaslu Blora berharap sinergi antara lembaga pengawas Pemilu dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat guna membangun budaya demokrasi yang sehat dan partisipatif di Kabupaten Blora.