Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Pemilihan Ketua OSIS SMA N 1 Cepu, Irfan: OSIS Jadi Ruang Belajar Berdemokrasi

Jelang Pemilihan Ketua OSIS SMA N 1 Cepu, Irfan: OSIS Jadi Ruang Belajar Berdemokrasi

Cepu – Bawaslu Kabupaten Blora melalui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Irfan Syaiful Masykur, memberikan sosialisasi jelang pemilihan Ketua OSIS di SMA Negeri 1 Cepu, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Cepu, Dr. Jerry Puspitasari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pemilihan ketua OSIS merupakan agenda tahunan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga sarana bagi siswa untuk belajar berorganisasi dan bertanggung jawab.

“Pemilihan ketua OSIS merupakan agenda tahunan yang kami laksanakan untuk melatih siswa dalam berorganisasi. Harapannya, kegiatan ini dapat mencetak generasi penerus yang disiplin dan berintegritas,” ujar Jerry.

Sementara itu, Irfan Syaiful Masykur mengatakan pemilihan ketua OSIS tidak sekadar menjadi seremonial tahunan. Menurutnya, proses tersebut merupakan ruang bagi siswa untuk belajar berdemokrasi sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat.

“Pemilihan ketua OSIS bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi merupakan bagian dari pembelajaran berdemokrasi serta pengamalan Pancasila, terutama sila keempat,” ujar Irfan.

Ia mengajak para siswa menggunakan hak pilih secara bijak. Dalam menentukan pemimpin OSIS, siswa perlu mempertimbangkan integritas serta visi dan misi yang dimiliki setiap calon.

“Pilihlah pemimpin yang memiliki integritas tinggi, memiliki visi dan misi yang visioner untuk SMA Negeri 1 Cepu yang lebih baik,” pesannya.

Menurut Irfan, pengalaman memilih dan menentukan pemimpin di lingkungan sekolah dapat menjadi bekal bagi siswa untuk memahami praktik demokrasi dalam kehidupan yang lebih luas. Melalui pemilihan ketua OSIS, siswa belajar menggunakan hak pilih, menentukan pemimpin, sekaligus menghargai proses demokrasi.