Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Blora Gandeng IAI Khozinatul Ulum, Siapkan "Kelas Demokrasi" untuk Bekali Mahasiswa Ilmu Kepemiluan

Bawaslu Blora Gandeng IAI Khozinatul Ulum, Siapkan "Kelas Demokrasi" untuk Bekali Mahasiswa Ilmu Kepemiluan

Ketua dan Anggota Bawaslu Blora melakukan koordinasi dengan IAI Khozinatul Ulum jajaki kerjasama Kelas Demokrasi di ruang rektorat IAI Khozinatul Ulum pada Rabu (22/4/2026)

Blora – Upaya memperkuat pengawasan partisipatif di kalangan akademisi terus digencarkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora. Pada Rabu (22/4), jajaran Bawaslu Blora melaksanakan koordinasi strategis dengan Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum Blora guna membahas rencana pelaksanaan program "Kelas Demokrasi".

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Blora, Lulus Mariyonan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun kerangka materi yang komprehensif. Bawaslu ingin memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan akses langsung terhadap ilmu praktis yang mereka miliki.

​"Kami memiliki silabus penyelesaian sengketa proses yang dapat ditularkan kepada mahasiswa IAI Khozinatul Ulum. Harapannya, ada kelas khusus yang dapat menjadi wadah bagi kami untuk memberikan materi tersebut secara mendalam," terang Lulus.

​Lebih lanjut, Lulus menjelaskan bahwa program ini tidak akan dilakukan secara singkat, melainkan terstruktur. "Rencananya akan ada 12 kali pertemuan agar pemahaman mahasiswa terkait sengketa proses bisa lebih tuntas," tambahnya.

Inisiatif Bawaslu ini mendapat sambutan hangat dari pihak kampus. Wakil Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora, Ahmad Saiful Rizal, menegaskan kesiapan institusinya untuk memfasilitasi program "Kelas Demokrasi" tersebut agar dapat berjalan maksimal.

​"Kami menyambut baik rencana kerja sama ini. Sebagai langkah awal, kami akan segera menugaskan anggota Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dan Badan Pengawas Pemira (Bawasra) untuk mempersiapkan segala hal terkait teknis dan kelas yang akan digunakan," ujar Ahmad Saiful Rizal.